Atasi WB Combiphar, Satria Muda Pertamina Kunci Tiket Playoffs

Atasi WB Combiphar, Satria Muda Pertamina Kunci Tiket Playoffs

Dibuat oleh Admin . Pada 21 March 2022 - 18:35

JAKARTA, SATRIAMUDA.ID - Satu tiket menuju babak playoffs IBL Tokopedia 2022 dikunci oleh Satria Muda Pertamina paska kemenangan atas West Bandits Combiphar Solo 54-80 Minggu (20/3) malam di Gedung Basket GBK, Jakarta. West Bandits Combiphar yang tampil dengan mengandalkan Sameen Swint sebagai satu-satunya pemain asing di tim, dan ditinggal Habib Titoaji akibat cedera lutut nampak kelimpungan mengatasi permainan Hardianus, dkk sedari awal. Pada permulaan kuarter pertama, rangkaian tembakan-tembakan 3 angka yang berhasil dengan cepat menjadi katalis awal bagi SM Pertamina untuk membangun keunggulan. Sandy Ibrahim mampu melesakkan tembakan dari luar perimeter dua kali, sementara Hardianus mampu mencetak satu kali tembakan tiga angka. Menutup kuarter pertama bagi SM Pertamina dengan keunggulan 14-23.

 

Pada kuarter kedua, SM Pertamina makin nyaman melaju. West Bandits yang tampil dengan akurasi tembakan kurang baik sepanjang satu kuarter penuh hanya mampu mencetak 9 angka saja. Absennya Habib Titoaji, pemain lokal andalan mereka di area bawah ring amat sangat mempengaruhi laju tim asuhan Raoul Miguel Hadinoto untuk unggul dari SM Pertamina. Tembakan tiga angka yang dieksekusi Rio Disi dari tengah lapangan agaknya mampu menjadi suntikan semangat tersendiri bagi anak-anak Solo pada akhir kuarter kedua yang ditutup dengan skor 23-41.

 

Memainkan 9 pemain secara bergantian, Satria Muda Pertamina nampak aktif dalam melakukan rotasi pemain sepanjang pertandingan. Meski demikian, kualitas dan ketajaman Juara IBL 2021 ini tetap terjaga. SM Pertamina kembali unggul 20-21 dalam perolehan poin pada kuarter yang ketiga. Seperti membuat pernyataan tegas bahwa West Bandits Solo tidak memiliki banyak kesempatan untuk bangkit dari keterpurukan di pertandingan ini, meski sebenarnya kuarter ketiga menjadi penampilan West Bandits Combiphar yang paling apik.

 

Pada kuarter keempat, SM Pertamina masih terus melaju dengan obyektif dan kecepatan yang sama seperti kuarter-kuarter sebelumnya. Pertandingan sempat diwarnai insiden protes terhadap kepemimpinan wasit oleh kedua tim pada kuarter ini, meski demikian nampak bahwa hal ini mengkonsumsi West Bandits Combiphar lebih dari SM Pertamina. Permainan anak-anak Solo perlahan mulai buyar dan kehilangan asa untuk mengejar selisih angka. Di sisi SM Pertamina, pada kuarter keempat ini Youbel Sondakh kembali memainkan Kevin Yonas Sitorus, salah seorang penggawa tim yang sempat absen paska cedera robek pada bagian bibir kala bertanding melawan Patriots 2 pekan lalu.

 

Paska pertandingan, Youbel Sondakh mengatakan bahwa anak-anak asuhnya mampu memanfaatkan kesempatan yang dimiliki sepanjang pertandingan untuk menunjukkan permainan yang baik. Sementara Sandy Ibrahim menegaskan bahwa obyektif tim untuk menampilkan permainan yang intens adalah hal yang ingin Ia gapai bersama rekan-rekannya pada setiap pertandingan, Ia berharap sampai akhir nanti akan mampu menampilkan performa tingkat tinggi sebagai modal menyambut playoffs nanti. Pada pertandingan ini, Satria Muda Pertamina melakukan perubahan skuad pada saat-saat terakhir. Antoni Erga yang sebelumnya disiapkan untuk bermain terpaksa diistirahatkan akibat cedera pergelangan kaki. Bengkak pada kakinya membuat Erga kesakitan dan tidak bisa memulai pertandingan. Disinggung mengenai situasi Erga, Youbel Sondakh mengatakan bahwa timnya memiliki satu hari libur untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi Erga, dari pemeriksaan itu nantinya baru bisa diputuskan berapa lama Erga harus menepi. "Tentu saja kehilangan Erga akan menjadi pengaruh yang besar bagi kami, semoga cederanya tidak parah. Saya harap lusa Ia bisa bermain, karena kita kekurangan guard, namun saya tidak akan memaksakan," pungkas Youbel. (TSA)