Dibuat oleh Admin . Pada 07 August 2020 - 18:58
JAKARTA, SATRIAMUDA.ID - Setelah tuntas menjalani pemeriksaan kesehatan pemain pada hari Senin (3/8) lalu melalui tes PCR, Satria Muda Pertamina aktif memonitor kebugaran para pemainnya jelang latihan perdana tim. Kali ini SM Pertamina menggandeng Indonesia Sports Medicine Center (ISMC) sebagai mitra dalam menjalankan pemeriksaan kebugaran para pemain Jumat (7/8). Berbeda dengan pemeriksaan sebelumnya, pada kesempatan ini SM Pertamina lebih banyak memfokuskan pemeriksaan terhadap aspek fisiologis dan kondisi kebugaran para pemain. Hal ini menjadi perhatian serius mengingat sebelumnya para pemain terpisah cukup lama karena pandemi, sehingga pespektif yang dalam mengenai kebugaran pemain dapat menjadi informasi penting bagi jajaran pelatih untuk mengetahui kondisi tiap-tiap individu.
Pemeriksaan kebugaran pemain-pemain SM Pertamina ini dipimpin secara langsung oleh dr. Putu Pande selaku dokter gizi yang melakukan analisa terhadap komposisi asupan gizi para pemain, dan dr. Daniel Wattimury yang menggawangi pemeriksaan fisiologis pemain dan pencegahan cedera. Secara keseluruhan, dari pemeriksaan yang dilakukan pada pemain-pemain SM Pertamina, kedua dokter tersebut menyimpulkan bahwa para pemain berada pada dalam kondisi yang bugar dan baik. Beberapa potensi cedera juga ditandai dan dikonsultasikan sebagai salah satu langkah pencegahan dalam pemeriksaan ini.
Rivaldo Tandra diperiksa oleh dr. Daniel Wattimury dari ISMC (Adiez Manafe/SM Pertamina)
Sandy Ibrahim, shooting guard SM Pertamina menyambut baik pemeriksaan yang dilakukan oleh SM Pertamina dan ISMC. Bagi Sandi, penjelasan dari dokter-dokter ISMC amat membantu dirinya untuk mengetahui kondisi kebugaran tubuhnya, serta beberapa hal yang harus Ia lakukan untuk meningkatkan performanya sebagai seorang atlet. "Usia saya memang terbilang cukup muda sebagai seorang atlet, namun sesi semacam ini penting untuk membantu saya bisa mencapai performa puncak secara ilmiah," ujar pemuda asal Bandung tersebut.
Selain sesi pemeriksaan kebugaran para pemain, dokter-dokter dari ISMC juga sempat melakukan diskusi dengan staf kepelatihan maupun fisioterapis tim mengenai hasil pemeriksaan yang didapat. Masukan-masukan penting mengenai peningkatan performa atlet menjadi salah satu topik utama yang dibahas pada kesempatan ini. Penyesuaian program latihan juga akan diterapkan untuk membantu para pemain mencapai puncak permainan pada saat IBL Pertamax 2020 nanti dilanjutkan. (TSA)