Dibuat oleh Admin . Pada 14 September 2020 - 17:48
JAKARTA, SATRIAMUDA.ID - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memberlakukan pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai Senin (14/9). Kebijakan ini sedikit banyak mempengaruhi kegiatan persiapan Satria Muda Pertamina yang terus melakukan persiapan jelang dimulainya kembali IBL Pertamax 2020 pada 13 Oktober mendatang. Dihadapkan dengan realita yang ada, SM Pertamina mencari alternatif markas sementara untuk tetap bisa berlatih selama masa persiapan jelang dimulainya kembali IBL Pertamax nanti.
"Persiapan harus tetap dijalankan, kami berupaya untuk menggapai level permainan yang sama optimal pada saat liga kembali dilanjutkan nanti. Selain menjalankan karantina bagi para pelatih dan pemain, kami juga merasa perlu untuk menaikkan tahapan latihan kami supaya semakin kompetitif. Untuk saat ini, kami mempertimbangkan beberapa lokasi di luar Jakarta sebagai tempat latihan alternatif yang aman bagi untuk menunjang persiapan tim, karena kami tetap harus menaati kebijakan PSBB yang berlaku di DKI Jakarta," ujar manajer tim SM Pertamina, Riska Natalia Dewi.
Sejak bulan Agustus lalu, SM Pertamina terus melakukan persiapan menyambut lanjutan IBL Pertamax 2020, mulai dari latihan individu di lapangan terbuka, hingga latihan dengan sistem grup untuk memecah jumlah pemain dalam satu sesi latihan. Kepala Pelatih Milos Pejic juga sudah kembali dari Serbia dan memimpin latihan anak-anak asuhnya. Selain proses latihan yang sudah berjalan, monitoring kesehatan juga tidak luput dari perhatian manajemen tim. Para pemain dipantau kondisi kesehatannya secara harian, menjalani tes swab dan serologi secara berkala, dan menjalankan protokol kesehatan ketat selama proses latihan maupun karantina di asrama pemain. (TSA)