Dibuat oleh Admin . Pada 26 June 2025 - 10:04
JAKARTA, SATRIAMUDA.ID - Satria Muda Pertamina (SMP) akan kembali bertemu dengan tantangan hebat pada babak playoffs usai menyegel posisi keempat klasemen akhir IBL musim ini. Bermain sebanyak 26 laga, Widy dkk punya rekor 19 kali menang dan 7 kali kalah. Hasil ini membuat mereka akan kembali bertemu dengan lawan berat Prawira Bandung.
Walau selalu menang dalam dua laga babak reguler namun SMP tetap patut waspada. Pasalnya Prawira tetaplah tim bagus dengan segudang pemain berbakat dan punya banyak pendukung setia kala bermain di kandang mereka.
“Ini akan menjadi game yang sangat menarik dan punya intensitas yang tinggi sih pastinya. Mereka punya offense yang enak dilihat begitupun juga kita gitu, jadi menurut saya tim yang menang jelas adalah tim yang punya defense lebih rapi. Dan saya pikir kami mampu untuk itu,” ujar pelatih kepala Satria Muda Youbel Sondakh.
Pria yang pernah merasakan juara sebagai pemain dan pelatih SMP ini juga mengatakan bahwa para pemain lokal mereka harus siap dengan segala bentuk pola bermain mereka pada babak playoffs nanti. Hal ini tentu saja mengacu karena dalam tiga laga terakhir SMP, mereka bermain dengan tiga pemain asing yang baru yaitu Amine Noua, Shannon Evans dan Artem Pustovyi. Dari tiga nama diatas praktis hanya Artem yang sudah mengenal para pemain SMP karena musim lalu pemain timnas Ukraina sudah menjadi bagian dari tim yang bermarkas di Kelapa Gading ini.
“Jelas ini akan menjadi tantangan yang menarik sih buat para pemain lokal kami. Mereka sekarang bermain dengan tiga pemain asing dengan standar yang mumpuni jadi gimana caranya mereka harus bisa eksekusi setiap pola yang kami berikan. Selain itu beberapa laga kemarin mungkin sistem kami belum terlalu jalan ya karena Artem, Amine dan Shannon masih adaptasi tapi saya yakin dan pastikan skuad kami akan siap tempur di babak playoffs nanti,” lanjutnya.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Shannon Evans, pemain timnas Guinea ini mengatakan bahwa dalam beberapa laga kemarin dirinya masih dalam tahap menemukan dan mempelajari ritme bermain bersama SMP.
“Tapi saya merasa proses adaptasi saya dan tim sudah semakin baik. Mereka sangat membantu saya baik di arena maupun di luar lapangan. Memang ada detil-detil kecil yang masih harus terus kami perbaiki di pola bertahan dan menyerang, seperti rebound dan transisi tapi saya yakin kami bisa mengatasi minggu depan dan akan sangat siap untuk babak sepenting playoffs,” katanya.
“Selain itu tentu saya juga berharap bahwa kami mendapat dukungan penuh dari para SM Fanatics. Karena dukungan mereka sungguh berarti bagi kami di lapangan dan semoga Britama Arena akan selalu penuh kala kami berlaga nanti,” pungkasnya.
Satria Muda Pertamina sendiri akan lebih dulu bertandang ke Bandung hari ini dan akan balik menjamu Prawira pada tanggal 28-29 Juni. (FR)