Dibuat oleh Admin . Pada 03 October 2025 - 10:14
JAKARTA, SATRIAMUDA.ID - Ditengah lampu sorot yang besar pada seleksi Timnas basket 5x5 terkadang kita lupa bahwa selalu ada sorotan sederhana pada hal-hal lainnya. Salah satunya adalah Timnas basket 3x3. Cabang yang juga akan berlaga pada Sea Games di Thailand ini nyatanya juga sudah menggelar seleksi sejak bulan lalu. Dan Satria Muda Pertamina Bandung mengirim seorang Sandy Ibrahim Aziz sebagai satu-satunya delegasi untuk berjuang meraih satu tempat disana.
Pria asal Bandung ini tentu saja bukan nama baru dalam skena basket yang menggunakan lapangan berukuran 15x11 meter ini. Karena seperti yang kita tahu Sandy merupakan salah satu punggawa Indonesia yang berhasil meraih medali perak dalam ajang Sea Games 2019 di Filipina lalu.
“Tentu senang dan excited karena kembali punya kesempatan untuk terpilih menjadi salah satu pemain yang berjuang demi Indonesia di Sea Games nanti. Persaingannya ketat karena seleksi sekarang banyak diisi oleh pemain yang sarat pengalaman dan pemain muda yang berbakat,” ujarnya kala ditemui usai berlatih di GOR Popki Cibubur.
Sandy juga mengatakan bahwa persiapan kali ini juga berjalan dengan cukup baik, itu dikarenakan para pemain yang bergabung dalam seleksi kali ini rata-rata sudah mengenal pola bermain 3x3.
“Selain kita fokus pada sistem-sistem offense dan defense yang dikasih sama coach Rama sebenernya yang paling digembleng sama beliau sih soal state of playnya. Karena hampir semua pemain yang masuk seleksi sekarang adalah pemain yang terbiasa bermain basket konvensional alias 5x5 jadi emang butuh waktu untuk adaptasi. Dan untungnya program dari sini kita ga hanya berlatih terus tapi juga kesempatan untuk berlaga di ajang internasional seperti kemarin kita dari Filipina dan besok juga akan bertanding di Taiwan,” lanjut pemain yang sudah meraih 3 gelar juara IBL bersama SMP ini.
Disinggung soal target dalam Sea Games bulan desember mendatang, Sandy menjawab jelas medali. Namun tentu saja itu semua harus disertai dengan proses dan kerja keras seluruh yang terlibat dalam Timnas basket 3x3 ini.
“Setelah dua kali pulang dengan tangan hampa tentu besar harapan saya jika kembali terpilih adalah pulang tanpa tangan kosong ya. Karena jelas motivasi tertinggi kami semua adalah naik podium disana jadi bukan hanya sekedar bertanding saja. Dan saya optimis dengan segala persiapan yang baik, kerja keras dan dukungan masyarakat Indonesia kami mampu mewujudkan itu,” terangnya.
“Selain itu dari saya pribadi juga berharap kepada seluruh stakeholder basket di Indonesia untuk terus mengadakan kompetisi 3x3 di berbagai kelompok usia. Jarangnya kompetisi disini adalah pembeda yang sangat nyata antara Indonesia dan negara lain di ASEAN, karena seperti yang kita tahu mereka sangat rutin dalam mengadakan kompetisi ini. Kalo sudah menjadi agenda rutin saya yakin mimpi kita agar basket 3x3 bisa tembus ke Olimpiade 2028 bisa jadi lebih besar dan nyata,” tutupnya.
Selamat berjuang Sandy Ibrahim Aziz! (FR)