Dua Punggawa Satria Muda Resmikan Lapangan di Bandung

Dua Punggawa Satria Muda Resmikan Lapangan di Bandung

Dibuat oleh Admin . Pada 14 October 2025 - 15:38

BANDUNG, 14 Oktober - Program revitalisasi lapangan bola basket yang digagas oleh IBL terus bergulir. Usai mengunjungi Tangerang, Bogor dan beberapa lainya, kali ini revitalisasi yang bertajuk IBL Playgrounds ini kembali menghampiri kota Bandung. Setelah yang pertama di lapangan Playground Prange District Cibiru kemarin giliran lapangan di Komplek Bentang Artha Buah Batu Kabupaten Bandung yang dirombak. 

Dua punggawa Satria Muda Pertamina Bandung pun turut hadir dalam acara tersebut. Adalah Kelvin Sanjaya dan Antoni Erga yang kali ini mendapat kehormatan untuk meresmikan lapangan tersebut. 

“Its a good movement, mungkin keliatanya simple dan kecil tapi akan jadi awal untuk banyak hal baik terutama bagi masyarakat sekitar Buah Batu,” ujar Kelvin Sanjaya saat ditanya pendapatnya soal gerakan pembaharuan lapangan ini. 

Pemain yang baru saja menjuarai All Indonesia Cup bersama SM ini juga mengatakan bahwa dirinya bangga bisa ikut andil dalam peresmian ini. Sebuah lapangan yang tentu saja akan menjadi tempat bermulanya banyak cerita. 

“Selain rasa bangga tentu saja saya berharap semoga kehadiran saya dan Erga bisa menginspirasi anak-anak yang hadir pula, karena salah satu bagian paling penting kala menjadi atlet basket nasional adalah bagaimana kita give back to the community seperti saat ini. Selain itu saya pribadi lahir dari lapangan outdoor dengan lantai yang kasar, tidak ada lampu dan atap di Rengat provinsi Riau. Tapi biar bagaimana itu akan selalu menjadi core memory saya sebagai seorang pebasket. Yang tumbuh disana bukan hanya bakat tapi juga perasaan senasib, dan mimpi yang besar dan semoga hal itu juga ada disini nantinya,” katanya. 

Ditanya soal harapannya pada lapangan yang baru saja diperbaiki ini, Kelvin menjawab semoga banyak bakat-bakat baru yang lahir dari sana. Talenta-talenta muda yang semoga akan terus mewarnai bola basket Indonesia. 

“Terus juga semoga gerakan ini tidak berhenti hanya di Pulau Jawa karena akan lebih baik kalau gerakan ini juga mencapai berbagai daerah di Indonesia atau kampung halaman para pemain aktif IBL lainnya. Seperti Hardianus di Sangatta, Erga di pedalaman Bangka, Argus Sanyudy di Siak dan lainnya. Saya yakin manfaat gerakan ini akan berkali-kali lipat makna dan manfaatnya yang tentu saja berjalan bersama ambisi kita semua yang ingin melahirkan generasi berikutnya yang lebih baik,” tutupnya. (FR)