Dibuat oleh Admin . Pada 18 November 2025 - 10:50
Bandung, 18 November 2025 - Satria Muda Pertamina Bandung secara resmi mengumumkan bahwa Avan Seputra tidak akan melanjutkan kebersamaannya dengan klub pada IBL Season 2025/2026. Keputusan ini menjadi penutup perjalanan panjang selama 13 tahun, sejak Avan bergabung dengan Satria Muda pada 25 September 2012, tahun pertama ia mengenakan nomor punggung 25 sebagai penanda momen awal karier profesionalnya. Sejak lulus dari IPH Surabaya dan berkesempatan tampil di Timnas Indonesia U-18 bersama punggawa lama seperti Kevin Yonas, Kristian Liem, dan Laurentius Steven Oei, Avan tumbuh menjadi salah satu pemain paling konsisten dan loyal dalam sejarah klub.
Karier Avan bersama Satria Muda mencakup fase penting perkembangan klub dan kompetisi basket nasional. Ia menjadi bagian dari tim di berbagai era dan generasi: NBL 2015 (Juara), Final 2017, IBL 2018 (Juara), IBL 2021 (Juara), hingga IBL 2022 (Juara). Pada 2019, Avan kembali dipanggil untuk memperkuat Tim Nasional Indonesia di SEA Games Filipina.
Tahun 2024 ia mengikuti program pengembangan atlet di Houston, Texas, sebelum kembali ke Satria Muda dan masuk dalam persiapan Tim Nasional menuju SEA Games 2025 di Thailand. Keberadaannya selama lebih dari satu dekade membuat Avan dikenal sebagai one man club, sosok yang tumbuh, berkembang, dan berkontribusi konsisten sejak hari pertama hingga hari terakhirnya di klub.
Musim ini, Avan juga sempat mencatat performa stand out saat melawan Bali United Basketball di Britama Arena, Jakarta. Tampil sebagai starter setelah kembali dari jeda semusim, ia menjadi salah satu pemain paling efisien di lapangan dan mencatat kontribusi ofensif yang signifikan.
Avan menjadi top score tim dengan 21 poin dalam 20 menit 11 detik. Ia masuk buku rekor IBL setelah mencetak tujuh dari tujuh three point ditambah satu assist, satu steal, tanpa turn overs. Performa tersebut menegaskan bahwa kualitas dan ketajamannya tetap terjaga, sekaligus menunjukkan kematangan Avan sebagai pemain senior.
Dalam pernyataan resminya, Avan menyampaikan refleksi yang hangat atas perjalanannya. “Selama 13 tahun bersama Satria Muda, kami selalu bertemu di titik tengah dan menjalani perjalanan yang luar biasa. Kini saatnya saya berpisah, tetapi hubungan kekeluargaan dan persahabatan tetap terjaga. Saya bersyukur atas pengalaman basket dan hidup yang saya dapatkan bersama Satria Muda. Semoga Satria Muda terus menjadi klub dengan standar tinggi dan menghasilkan pemain-pemain berbakat. Kita mungkin bertemu sebagai lawan musim depan, tapi menurut saya itulah indahnya dunia basket, kadang lawan tapi untuk Satria Muda saya selalu kawan,” ujar Avan.
Ia juga mengenang masa bersama Satria Muda Pertamina Bandung. “Merupakan pengalaman yang membahagiakan bisa merasakan dan sempat mencicipi babak baru Satria Muda di Bandung. Saya bersyukur bisa mengakhiri perjalanan di Bandung dengan ikut mempersembahkan kemenangan, dan saya berharap Satria Muda Pertamina Bandung terus menjadi kebanggaan Bandung dan Jawa Barat.”
Kepala Pelatih Satria Muda Pertamina Bandung, Youbel Sondakh, menambahkan pandangannya atas perpisahan ini. “Avan adalah salah satu pemain yang tumbuh besar bersama klub ini. Kami tentu sedih atas perpisahan ini karena ia bagian penting dari identitas tim, tetapi dalam waktu yang sama kami berterima kasih melihat kerja keras dan komitmen yang Ia tunjukkan selama bertahun-tahun. Kepergiannya menyisakan rasa sedih, namun kami mendukung penuh langkah baru dalam kariernya.”
Dari sisi manajemen, Managing Director Satria Muda Pertamina Bandung, Ronaldo “Dodo” Sitepu, memberikan penghargaan yang sama. “Saya kenal Avan dari masa-masa awalnya yang masih manja dan susah diberi tahu, sampai hari ini ia menjadi pemain yang matang, disiplin, dan sangat tekun menjalani tiap proses. Dia pekerja keras, tidak neko-neko, dekat dengan keluarga, dan lucunya takut kucing. Harapan saya, meski pindah tim, Avan tetap menunjukkan standar kemampuan dan mentalitas seorang pemain Satria Muda di tempat barunya. Good luck, Van.”
Satria Muda Pertamina Bandung menyampaikan apresiasi tertinggi atas dedikasi Avan selama lebih dari satu dekade. Perjalanan panjang ini bukan hanya membangun karier seorang pemain, tetapi juga menjadi bagian dari sejarah klub itu sendiri. Satria Muda Pertamina Bandung mendoakan kesuksesan Avan di babak barunya dan menantikan pertemuan kembali di lapangan, kali ini sebagai lawan yang saling menghormati.
Sampai bertemu lagi, Avan Seputra! (SAM)