MENUJU ERA BARU, SATRIA MUDA PERTAMINA BANDUNG RESTRUKTURISASI TIM KEPELATIHAN DAN MANAJEMEN

MENUJU ERA BARU, SATRIA MUDA PERTAMINA BANDUNG RESTRUKTURISASI TIM KEPELATIHAN DAN MANAJEMEN

Dibuat oleh Admin . Pada 01 December 2025 - 15:49

Memulai Desember tahun ini, Satria Muda Pertamina Bandung memperkenalkan restrukturisasi dalam jajaran kepelatihan dan manajemen sebagai langkah strategis menyambut musim kompetisi 2026. Transformasi ini dilakukan untuk memperkuat fondasi organisasi dan memastikan klub semakin kompetitif serta profesional di berbagai aspek operasional dalam era baru ini. Melalui restrukturisasi ini, tiga posisi krusial diperbarui: Pelatih Kepala, Direktur Olahraga, dan Manajer Tim.

Dalam struktur terbaru, Satria Muda menunjuk pelatih asal Serbia, Djordje Jovicic, sebagai pelatih kepala baru menggantikan Coach Youbel Sondakh yang sudah melatih Satria Muda sejak 2017. Atas kesempatan ini, Djordje mengungkapkan rasa bangganya menjadi bagian dari klub yang bermarkas di Bandung ini.

"Satria Muda is the team with the most trophies in Indonesia, and every coach would be honored to be part of such a historic and successful club. I am grateful for the trust and I want to contribute to building the next era of excellence in Bandung.” ujar Djordje.
 

Tidak lupa, Ia menaruh penghargaan tinggi pada Youbel Sondakh yang telah banyak memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan klub. “Youbel Sondakh is an excellent coach and also in person. I respect everything he has achieved for Satria Muda and I look forward to working closely with him. For me the most important thing is that every player gives their highest intensity in every moment on the floor.” tambah

 

Sebelum berlabuh ke Satria Muda Pertamina Bandung, Coach Djordje menjalani karier rekam jejak internasional yang cukup kuat. Ia memimpin Partizan U18 pada 2021–2022 dan sebelumnya menjadi Pelatih Kepala U20 Beikong Fly Dragons di Beijing. Djordje juga pernah menjabat Assistant Pelatih Kepala Timnas Serbia U20. Untuk liga Indonesia, Coach Djordje sempat memegang Pelita Jaya Jakarta. Kini, ia membawa perspektif baru dan standar kepelatihan Eropa untuk memperkuat Satria Muda Pertamina Bandung.

 

Dengan banyaknya pengalaman, Djordje merasa salah satu hal penting yang harus Ia lakukan pertama kali adalah membangun karakter pemain sebagai fondasi tim. “One of the most important foundations of any team is character. That is why we must build a roster filled with players who have strong mentality, discipline, and work ethic. Talent wins games but character builds a culture, and culture is what wins championships.”

 

Dengan adanya pergantian pelatih, Satria Muda menempatkan Youbel Sondakh menjadi Direktur Olahraga. Terkait dengan perubahan ini, Youbel menyebut bahwa momentum ini adalah saat yang tepat baginya untuk menerima tantangan baru. “Saya merasa ini adalah waktu yang tepat untuk menerima tantangan baru. Saya ingin mencoba hal baru dan mengembangkan diri, tidak hanya sebagai pelatih tetapi juga di balik layar. Peran sebagai Direktur Olahraga memberi saya ruang untuk melihat gambaran besar, membangun struktur tim, dan menyiapkan fondasi jangka panjang bagi Satria Muda.”

 

Ia menjelaskan fokus awalnya dalam membangun ulang kerangka pendukung tim. “Di tahap awal kami kembali membentuk kerangka tim mulai dari pemain, pelatih, coaching staff, hingga official. Setelah itu kami menyiapkan sistem pendukung jangka panjang seperti scouting pemain muda, kerja sama dengan kampus dan klub amatir, serta memperluas relasi. Ini adalah proses membangun pondasi, bukan sekadar menyusun roster.” ujar Youbel.

 

Terkait penunjukan Coach Djordje, Youbel menegaskan keyakinannya, “Coach Djordje adalah sosok yang sangat tepat untuk memimpin Satria Muda. Pengalamannya di Eropa dan rekam jejaknya sebagai pemain timnas muda Serbia menunjukkan bahwa ia memiliki disiplin dan karakter kuat. Kita pernah merasakan formula pelatih Serbia dan hasilnya bagus. Dengan struktur baru ini, saya yakin semuanya akan berjalan sesuai tujuan.” tambahnya.

 

Restrukturisasi juga menghadirkan Cecilia Dwi Maya sebagai Manajer Tim Satria Muda Pertamina Bandung menggantikan Theodore Wira Adi. Sebagai bagian dari perubahan ini, Satria Muda Pertamina Bandung menyampaikan apresiasi kepada Theo atas kerja dan tanggung jawab yang telah dijalankan selama menjadi Manajer Tim. Ke depan, Theo akan menangani area Business Development & Commercial, dan diharapkan peran barunya dapat membantu penguatan struktur bisnis Satria Muda secara lebih fokus dan berkelanjutan.

 

Terkait tugas barunya, Cecil menjelaskan motivasinya bergabung sebagai bagian dari pembaruan organisasi. “Motivasi terbesar saya menerima posisi ini adalah keinginan untuk berkontribusi secara langsung dan memberikan suasana yang berbeda bagi klub. Saya ingin membantu Satria Muda mencapai standar profesionalisme yang lebih tinggi dan menciptakan lingkungan kerja yang suportif.”

 

Sebagai mantan atlet basket putri, ia membawa perspektif mendalam tentang dinamika tim. “Sebagai mantan pemain, saya belajar banyak tentang disiplin, komunikasi, manajemen ego, dan pentingnya kultur tim. Pengalaman ini membantu saya membangun kepercayaan dan tujuan yang sama dalam tim profesional pria seperti Satria Muda Pertamina Bandung.”

 

Cecilia menegaskan bahwa fokus awalnya adalah memperkuat internal team-flow. “Prioritas saya adalah membentuk struktur kerja yang solid dan memperkuat komunikasi antar elemen tim. Kerja sama antar peran ini akan menjadi kunci keberhasilan. Untuk para pemain dan fans, percayalah pada prosesnya. Kami sedang membangun fondasi kuat untuk Satria Muda dan Kota Bandung.”

 

Managing Director Satria Muda Pertamina Bandung, Christian Ronaldo Sitepu, menjelaskan filosofi dibalik transformasi besar ini. Ia menilai langkah ini penting untuk memaksimalkan potensi klub ke depan. “Restrukturisasi ini dilakukan karena kami melihat kebutuhan untuk membangun fondasi jangka panjang yang lebih kuat. Youbel adalah sosok legendaris yang memahami tim dari luar dan dalam. Peran barunya bukan hanya mempersiapkan musim tetapi juga menjaga legacy dan menciptakan pencapaian baru.”

 

Ia juga mengapresiasi kontribusi Youbel sebagai Pelatih Kepala. “Kontribusi Youbel selama menjadi Pelatih Kepala tidak perlu diragukan lagi. Hubungannya dengan pelatih, pemain, dan stakeholder sangat kuat. Kami yakin ia dapat membawa strategi jangka panjang yang matang untuk perkembangan Satria Muda.”

 

Terkait penunjukan Djordje Jovicic sebagai Pelatih Kepala yang baru, ia menegaskan bahwa harapannya adalah untuk penunjang klub yang sedang mengalami transisi supaya bisa menjadi klub dengan kualitas luar biasa. “Harapan kami untuk Coach Djordje jelas yaitu membawa kembali gelar juara ke Bandung serta membangun kekuatan baru melalui pemain muda. Pergantian Manajer Tim ke Cecilia juga memperkuat fondasi klub. Kami fokus pada digitalisasi, komersialisasi, dan peningkatan pengalaman fans untuk menjadikan Satria Muda lebih modern dan relevan.”

 

Dengan struktur kepelatihan dan manajemen baru ini, Satria Muda Pertamina Bandung resmi memasuki era baru. Klub menegaskan komitmennya untuk membangun tim yang lebih kuat, adaptif, dan berorientasi masa depan. Perkenalan resmi struktur ini akan dilakukan melalui Konferensi Pers pada 1 Desember 2025 di Grha Persib, Bandung, sekaligus menjadi titik awal perjalanan Satria Muda Pertamina Bandung menuju musim 2026.(SAM)