Dibuat oleh Admin . Pada 04 February 2026 - 23:35
Bandung, 4 Februari 2026 - Satria Muda Pertamina Bandung meraih kemenangan untuk laga kandang ketiga usai mengalahkan Bogor Hornbills dengan skor 76-69 dalam lanjutan IBL GoPay 2026 di Bandung Arena.
Pertandingan dibuka melalui dua poin dari Jalen Jones yang memberi awal positif bagi tuan rumah. Widy yang sebelumnya mengalami cedera hidung juga kembali masuk rotasi sesuai keputusan pelatih Djorje Jovicic untuk menambah kedalaman tim.
Di kuarter pertama, Satria Muda sempat mengontrol tempo permainan. Namun Bogor Hornbills tampil efektif dalam transisi dan penyelesaian akhir sehingga mampu membangun keunggulan. Kuarter pertama ditutup dengan skor 17-26 untuk tim tamu. Kuarter kedua berlangsung lebih seimbang dengan intensitas pertahanan yang meningkat dari kedua tim. Beberapa aksi block dan duel fisik mewarnai laga, namun Hornbills tetap menjaga margin hingga turun minum dengan keunggulan 31-38.
Memasuki kuarter ketiga, Satria Muda mulai memperbaiki eksekusi serangan. Dominasi rebound serta second chance points membantu memangkas selisih angka. Pertahanan juga tampil lebih disiplin untuk menekan efektivitas lawan. Meski demikian, Hornbills masih memimpin tipis dan kuarter ketiga ditutup dengan skor 48-56.
Pada kuarter keempat, Satria Muda menunjukkan konsistensi yang lebih baik di kedua sisi lapangan. Tekanan defense menghasilkan sejumlah turnover penting yang dikonversi menjadi poin transisi. Produktivitas meningkat signifikan dengan 28 poin di kuarter terakhir untuk membalikkan keadaan dan memastikan kemenangan 76-69.
Secara statistik, Satria Muda unggul dalam rebound 57 berbanding 51, mencatat 36 poin di paint area, serta mencetak delapan block yang membantu menjaga momentum di fase akhir pertandingan. Jordan "Ivy" Curry, pemain muda Satria Muda, tampil sebagai game changer melalui energi, hustle play, dan kontribusi penting di momen penentuan.
Pelatih kepala Djorje Jovicic menilai karakter tim menjadi faktor utama dalam kemenangan ini. “Kuncinya adalah sikap dan karakter pemain Satria Muda. Mereka tidak menyerah. Kami menghadapi banyak masalah dalam pertandingan ini dan adaptasi terhadap permainan lawan tidak mudah. Ada beberapa situasi yang sulit kami tutup dengan baik dan itu menjadi tantangan besar bagi kami. Kami terus berusaha mencari solusi, beberapa kali mengubah pilihan dalam permainan, dan akhirnya kami berjuang sampai akhir. Ini adalah kemenangan dan saya puas dengan etos kerja para pemain. Kemenangan ini sangat penting bagi tim kami.”
Djorje juga menyoroti evaluasi untuk para shooter tim. “Terutama Abraham dan Sandy, mereka berperan sebagai shooter. Namun kami harus belajar agar pertandingan seperti ini tidak terulang kembali karena sangat menyulitkan. Kami perlu lebih baik dalam menjaga area paint. Kami sempat kehilangan ritme permainan. Hari ini kami memang beruntung, tetapi kami tidak bisa terus mengandalkan keberuntungan dengan gaya bermain seperti ini.”
Abraham Damar Grahita mengakui laga ini menuntut adaptasi lebih sebagai shooter. “Pertandingan ini jelas tidak mudah, terutama dengan treatment yang diterapkan oleh lawan. Untuk seorang shooter, ini adalah laga yang sulit. Namun saya merasa beruntung karena memiliki coaching staff dan Coach Djorje yang selalu percaya kepada saya.
“Meskipun harinya berat seperti ini, mereka tetap memberi kepercayaan agar saya bisa menembak dengan nyaman. Dari pertandingan ini saya semakin percaya bahwa basket adalah olahraga tim. Kami tidak bekerja sendiri. Puji Tuhan, saya dikelilingi oleh support system yang sangat baik.” ujar Abraham.
Jordan "Ivy" Curry, the game changer of the day menambahkan, "Banyak hal yang terjadi bukan seperti yang saya inginkan, namun saya banyak beruntung hari ini. Saya hanya mencoba bertahan sekuat mungkin dan berusaha untuk mengalahkan permainan dengan sebaik-baiknya."
Selanjutnya, Satria Muda Pertamina Bandung akan kembali melakoni laga kandang dengan menghadapi Hang Tuah Jakarta pada Minggu, 8 Februari 2026 di Bandung Arena. (SAM)