SATRIA MUDA PERTAMINA BANDUNG GAGAL MENCATAT KEMENANGAN KONTRA DEWA UNITED BANTEN

SATRIA MUDA PERTAMINA BANDUNG GAGAL MENCATAT KEMENANGAN KONTRA DEWA UNITED BANTEN

Dibuat oleh Admin . Pada 05 May 2026 - 16:17

Bandung, 3 Mei 2026 - Harus menahan pahitnya kekalahan, Satria Muda Pertamina Bandung gagal mencatat kemenangan saat melawan Dewa United Banten dengan skor akhir 79-94 pada IBL Gopay 2026. Pertandingan ini menjadi laga terakhir yang digelar di Bandung Arena sebelum memasuki babak Play Off , dengan antusiasme penonton yang tinggi hingga seluruh tiket terjual habis. Dengan absennya Giorgi Bezhanishvili, Satria Muda Pertamina Bandung menurunkan Abraham Damar Grahita, Jalen Jones, Widyanta Putra Teja, Julian Chalias, dan Niven Antone Glover sebagai lima pemain pertamanya. 

Abraham Damar Grahita membuka poin pertama bagi Satria Muda Pertamina Bandung, disusul kontribusi tiga angka dari Jalen Jones yang sempat membalikkan dominasi skor. Meski tim lawan bermain dengan cukup agresif hingga memperlebar jarak menjadi tujuh poin, tidak menghilangkan semangat para pemain Satria Muda. Tambahan tiga poin dari Abraham Damar Grahita dan Niven Antone Glover menghidupkan atmosfer pertandingan. Kuarter pertama berakhir dengan dominasi tim tamu 26-22. 

Kuarter kedua pada pertandingan ini dibuka dengan poin dari Jalen Jones. Assist dari Yudha Saputera kepada Abraham Damar Grahita turut membantu memperkecil selisih skor sementara. Niven Antone Glover menjadi pemantik semangat bagi para pemain dan atmosfer pertandingan semakin bergemuruh dengan slam dunk nya. Upaya yang dilakukan oleh Satria Muda Pertamina Bandung belum cukup untuk mendominasi, half-time berakhir dengan skor sementara 40-49 oleh tim tamu, meninggalkan selisih sembilan poin.

Memasuki second half , Niven Antone Glover dan Yudha Saputera berkontribusi dengan tambahan masing-masing tiga poin, memperkecil selisih skor sementara. Satria Muda mengambil time-out untuk melakukan evaluasi dan menyusun strategi yang lebih produktif. Niven Antone Glover menutup kuarter ketiga dengan mencetak tiga poin namun belum cukup untuk Satria Muda mendominasi. Kuarter ketiga didominasi oleh tim lawan dengan skor sementara 74-59. 

Kuarter keempat menjadi penentu jalannya pertandingan. Dengan selisih skor sementara 15 poin, Satria Muda Pertamina Bandung berupaya untuk meningkatkan intensitas permainan dengan pertahanan yang lebih rapat dan eksekusi serangan yang lebih terukur untuk mengejar ketertinggalan. Niven Antone Glover, Yudha Saputera, dan Widyanta Putra Teja masing-masing turut menambah tiga poin yang menjadi dorongan semangat. Satria Muda Pertamina Bandung belum berhasil meraih kemenangan, menutup laga dengan skor akhir 79–94 yang dimenangkan oleh Dewa United Banten.

Secara statistik, Satria Muda unggul dalam steals dengan total 11 berbanding 8. Akurasi free throw di angka 64 persen sempat membantu tim memperkecil jarak skor. Namun, akurasi field goals hanya 35 persen (27/76), termasuk 37 persen untuk tembakan dua poin dan 34 persen untuk tembakan tiga poin. Kontribusi bench point dengan 17 poin tetap memberi dorongan, meski belum mampu mengubah hasil akhir.

Niven Antone Glover memimpin perolehan angka dengan 21 poin, diikuti Abraham Damar Grahita dengan memberikan 15 poin, Yudha Saputera dengan 15 poin, Jalen Jones dengan 14 poin serta Widyanta Putra Teja dengan tambahan 12 poin. Dengan mencatat 27 assist, Satria Muda Pertamina Bandung tetap harus mengakui keunggulan lawan. 

Usai pertandingan, Djordje Jovicic memberikan evaluasi atas performa tim dan menyoroti faktor yang menentukan hasil laga.

“Pertama-tama saya ucapkan selamat kepada Dewa United, mereka tampil lebih baik malam ini. Kami sudah tahu sejak awal bahwa ini akan menjadi laga yang sulit karena mereka bermain dengan dua pemain post-up . Anak-anak bertarung selama 40 menit dan tidak menyerah, namun kali ini belum cukup. Kami mencatat 20 offensive rebound melawan zona, itu angka yang bagus, tetapi hanya menghasilkan 16 second-chance points . Akurasi field goals kami hanya 35 persen (27/76), di bawah standar dan mereka memaksa kami melakukan tembakan sulit, itulah alasan kami kalah. Fokus kami sekarang beralih ke pertandingan berikutnya melawan Hangtuah, dan saya berharap Giorgi bisa segera kembali membantu tim, karena sangat berat dan berisiko bermain hanya dengan dua big man selama 40 menit. Pandu dan Julian kembali bekerja keras, tetapi kali ini belum cukup menghadapi pemain lawan yang lebih tinggi dan lebih kuat,” jelas Djordje Jovicic, pelatih Satria Muda Pertamina Bandung.

Lebih lanjut, Coach Djordje juga menyinggung mengenai perkembangan dan persiapan dari Giorgi Bezhanishvili. “Kami berharap Giorgi sudah bisa mulai berlari pada hari Senin, dan setelah itu tim medis bersama dokter akan menentukan kapan ia siap kembali turun ke lapangan. Saat ini kami juga masih menunggu perkembangan lebih lanjut,” lanjutnya. 

Sementara itu, Pandu Wiguna memberikan pandangan mengenai jalannya pertandingan dan menyoroti tantangan yang dihadapi tim sepanjang laga.

“Dewa United datang dengan persiapan yang lebih matang dan bermain zona selama 40 menit, sementara kami tidak menemukan cara untuk mengatasinya. Mereka juga memiliki dua big man dengan postur besar, sedangkan kami tidak diperkuat Giorgi. Saya dan Julian sudah berjuang semaksimal mungkin, namun hasilnya tetap seperti yang terjadi di lapangan,“ tutup Pandu.

Pertandingan selanjutnya, Satria Muda Pertamina Bandung akan menghadapi Hang Tuah Jakarta pada Jumat, 8 Mei 2026 di GOR Ciracas.