SATRIA MUDA PERTAMINA BANDUNG GAGAL AMANKAN KEMENANGAN ATAS BOGOR HORNBILLS

SATRIA MUDA PERTAMINA BANDUNG GAGAL AMANKAN KEMENANGAN ATAS BOGOR HORNBILLS

Dibuat oleh Admin . Pada 29 June 2026 - 16:01

Bogor, 10 Juni 2026 - Satria Muda Pertamina Bandung gagal amankan kemenangan saat melawan Bogor Hornbills dengan skor akhir 82-93 pada third round semifinals IBL Gopay 2026 di GOR Laga Tangkas, Bogor. Satria Muda menurunkan Yudha Saputera, Jalen Jones, Dame Diagne, Giorgi Bezhanishvili, dan Niven Antone Glover sebagai lima pemain pertamanya.

Setelah dimulainya pertandingan Satria Muda sempat langsung menguasai pertandingan dengan poin dari Yudha Saputera. Namun Bogor Hornbills yang tampil dengan lebih efektif langsung mengambil alih dominasi. Satria Muda sempat mendominasi sebelum akhirnya kuarter pertama ditutup dengan skor 23-24 oleh tim tuan rumah. 

Kuarter kedua berjalan dengan tempo yang cukup cepat dengan saling kejar poin dari kedua tim. Bogor Hornbills sempat mendominasi sebelum akhirnya Satria Muda Pertamina Bandung mengambil alih keunggulan. Sempat imbang 47-47, tim lawan kembali menguasai dominasi dan menutup first half dengan skor sementara 47-50.

Memasuki second half , Satria Muda Pertamina Bandung berupaya untuk mengejar ketertinggalan. Giorgi Bezhanishvili menjadi pemain pertama yang membuka kuarter ketiga dengan tiga poin. Dame Diagne menjadi pembeda pada pertandingan ini dengan tampil totalitas. Memegang momentum, kuarter ketiga ditutup dengan dominasi Satria Muda Pertamina Bandung 69-64.

Pada kuarter keempat, mempertahankan keunggulan adalah fokus dari Satria Muda. Pertandingan berlanjut dengan intensitas tinggi dengan kedua tim yang bermain dengan cukup agresif. Keunggulan yang sebelumnya dikuasai Satria Muda berbalik dikuasai oleh tim tuan rumah. Beberapa aksi steals dan blocks turut melengkapi jalannya laga. Namun tidak cukup dengan upaya yang ditampilkan, Satria Muda gagal meraih kemenangan dengan skor akhir 82-93.

Secara statistik, Satria Muda unggul dalam fast break points dengan total 15 berbanding 10. Akurasi free throw di angka 73 persen sempat membantu tim memperjauh selisih skor. Akurasi field goals 46 persen (29/63), termasuk 54 persen untuk tembakan dua poin dan 35 persen untuk tembakan tiga poin. Kontribusi bench point dengan 14 poin dan 19 assist , tetap menjadi catatan positif bagi Satria Muda Pertamina Bandung meski belum cukup untuk unggul.

Usai pertandingan, Djordje Jovicic menyoroti jalannya laga yang sempat dikuasai tim, namun kehilangan momentum di kuarter terakhir akibat masalah rebound dan foul .

“Secara keseluruhan kami bermain cukup baik hampir sepanjang pertandingan. Namun di awal kuarter keempat, saat unggul lima poin, kami lengah dan membiarkan lawan mencetak run 13-2 ketika kami terkena foul kecil. Setelah itu kami kehilangan konsentrasi, ditambah masalah lima foul yang dialami Jalen, meski itu bukan alasan utama. Masalah terbesar malam ini adalah defensive rebound , kami memberikan 14 offensive rebound kepada lawan, jumlah yang terlalu besar untuk pertandingan semifinal. Di sisi ofensif, kami juga kurang sabar dalam memanfaatkan mismatch, terlalu terburu-buru dengan isolasi dua lawan dua ketika sudah di- trap , sehingga ritme permainan hilang di sepuluh menit terakhir,” jelas Djordje Jovicic, pelatih Satria Muda Pertamina Bandung.

Lebih lanjut, Coach Djordje juga menekankan pentingnya pengalaman dan kepemimpinan veteran, serta menjelaskan strategi rotasi yang dilakukan untuk menghadapi gaya bermain sederhana namun efektif dari Bogor.

“Pengalaman dan kepemimpinan veteran sangat penting dalam situasi seperti ini. Setiap laga semifinal maupun final akan selalu ketat, sehingga konsentrasi dan fokus pada detail kecil menjadi penentu. Besok kami akan gunakan waktu untuk istirahat dan pemulihan, lalu kembali bertarung di Bandung dengan energi baru. Sepanjang seri ini kami sudah mencoba berbagai penyesuaian, mulai dari trap di tengah hingga rotasi low post , karena lawan memainkan basket sederhana namun efektif dengan post-up dan triangle high-low. Kami sempat mengontrol situasi tersebut, tetapi kehilangan Jalen dengan foul membuat rotasi menjadi sulit. Itulah strategi Bogor sejak awal musim, memanfaatkan mismatch dengan pemain asing mereka. Karena itu kami melakukan rotasi dengan Abraham, Dame, dan Sandy untuk menjaga low post . Semua keputusan rotasi adalah bagian dari strategi, menyesuaikan dengan apa yang ingin kami serang dan pertahankan. Basket selalu sederhana, jika tidak bisa mengontrol pertahanan sesuai rencana, lawan akan menemukan celah. Itu yang harus kami perbaiki di sisa seri ini,” tambahnya.

Sementara itu, Abraham Damar Grahita menekankan pentingnya penyesuaian dan pembelajaran dari situasi sulit di playoff.

“Kredit untuk Hornbills yang berhasil memanfaatkan keunggulan mereka di game ini untuk benar-benar menghajar kami. Sekarang posisi kami seolah terdesak, namun saya rasa ini bukan situasi yang terjadi setiap hari. Justru dari kondisi ini kami harus membuat penyesuaian dan belajar agar menjadi pemain serta organisasi yang lebih baik. Dinamika tim memang terasa, dan ya, ini adalah masa playoff. Hari ini kami tidak memutar bola dengan baik, jujur saja. Banyak hal yang bisa dikeluhkan, tetapi pada akhirnya kami harus fokus membuat penyesuaian dan tampil jauh lebih baik di game berikutnya,” tutup Bram.

Selanjutnya, Satria Muda Pertamina Bandung akan kembali menghadapi Bogor Hornbills pada Jumat, 12 Juni 2026 di GOR Laga Tangkas.