Dibuat oleh Admin . Pada 19 September 2026 - 14:23
BANDUNG, SATRIAMUDA.ID - Satria Muda Pertamina (SM Pertamina) kembali menambah amunisi pemain baru pada masa jeda kompetisi. Dua tambahan nama terkini yang bergabung dengan SM Pertamina adalah Muhammad Naufal Alifio Rizq dan Justin dan Justin Jaya Wiyanto. Keduanya bukan nama yan
BANDUNG, SATRIAMUDA.ID - Satria Muda Pertamina (SM Pertamina) kembali menambah amunisi pemain baru pada masa jeda kompetisi. Dua tambahan nama terkini yang bergabung dengan SM Pertamina adalah Muhammad Naufal Alifio Rizq dan Justin dan Justin Jaya Wiyanto. Keduanya bukan nama yang asing dalam kancah bola basket Nasional. Baik Naufal dan Justin sama-sama tercatat pernah bergabung dalam program tim nasional muda Indonesia Patriots yang berkompetisi di IBL musim 2021 hingga 2023 lalu.
Naufal Alifio Rizq yang bermain di posisi center tercatat sebagai alumni Indonesia Patriots musim perdana tahun 2021. Musim perdana Patriots pada tahun 2021 merupakan musim yang unik karena dimainkan dalam format gelembung di Robinson Resort, Cisarua, selain Naufal, beberapa nama familiar yang tergabung dalam program musim perdana waktu itu adalah Yudha Saputera, Ali Bagir, Modou Kane, dan Dame Diagne, yang semuanya kini menjadi rekan satu tim bagi pemain asal Surabaya ini di SM Pertamina. Sementara pelatih Indonesia Patriots musim 2021, Youbel Sondakh, kini mengemban posisi sebagai Sporting Director di SM Pertamina.
Sementara Justin Jaya sendiri juga sempat tergabung pada program serupa, bedanya Justin baru mulai bermain untuk Patriots pada musim 2023. Pemain asal Solo, Jawa Tengah ini merupakan salah satu talenta muda berbakat yang terpilih untuk berangkat mewakili Indonesia sebagai DBL All-Star pada tahun 2021. Selepas DBL, Justin Jaya menjalani pendidikan tingginya di Universitas Multimedia Nusantara (UMN) sembari terus melanjutkan karir basketnya, hingga akhirnya Justin mendapatkan tawaran bermain profesional bersama Tangerang Hawks.
Di Tangerang Hawks, Justin sendiri berevolusi menjadi salah satu pemain kunci dalam pertandingan-pertandingan di IBL semenjak musim 2024. Meskipun sempat mengalami beberapa kali pergantian pelatih sepanjang jalan, Justin tidak kehilangan statusnya sebagai pemain potensial yang kerap diberi kepercayaan dan terus berkembang secara perlahan.
SM Pertamina menjadi tim profesional kedua bagi Justin Jaya setelah sebelumnya bermain untuk Tangerang Hawks, sementara bagi Naufal, SM Pertamina merupakan tim profesional pertamanya. Musim 2027 mendatang akan menjadi kali pertama bagi Naufal untuk mencicipi kembali atmosfir kompetisi bola basket tertinggi di Indonesia setelah beberapa tahun vakum untuk melanjutkan pendidikannya di Universitas Airlangga, Surabaya. Keduanya menjadi tambahan terakhir yang menggenapi dinamika perpindahan pemain masuk jelang kompetisi lokal IBL. (TSA)
g asing dalam kancah bola basket Nasional. Baik Naufal dan Justin sama-sama tercatat pernah bergabung dalam program tim nasional muda Indonesia Patriots yang berkompetisi di IBL musim 2021 hingga 2023 lalu.
Naufal Alifio Rizq yang bermain di posisi center tercatat sebagai alumni Indonesia Patriots musim perdana tahun 2021. Musim perdana Patriots pada tahun 2021 merupakan musim yang unik karena dimainkan dalam format gelembung di Robinson Resort, Cisarua, selain Naufal, beberapa nama familiar yang tergabung dalam program musim perdana waktu itu adalah Yudha Saputera, Ali Bagir, Modou Kane, dan Dame Diagne, yang semuanya kini menjadi rekan satu tim bagi pemain asal Surabaya ini di SM Pertamina. Sementara pelatih Indonesia Patriots musim 2021, Youbel Sondakh, kini mengemban posisi sebagai Sporting Director di SM Pertamina.
Sementara Justin Jaya sendiri juga sempat tergabung pada program serupa, bedanya Justin baru mulai bermain untuk Patriots pada musim 2023. Pemain asal Solo, Jawa Tengah ini merupakan salah satu talenta muda berbakat yang terpilih untuk berangkat mewakili Indonesia sebagai DBL All-Star pada tahun 2021. Selepas DBL, Justin Jaya menjalani pendidikan tingginya di Universitas Multimedia Nusantara (UMN) sembari terus melanjutkan karir basketnya, hingga akhirnya Justin mendapatkan tawaran bermain profesional bersama Tangerang Hawks.
Di Tangerang Hawks, Justin sendiri berevolusi menjadi salah satu pemain kunci dalam pertandingan-pertandingan di IBL semenjak musim 2024. Meskipun sempat mengalami beberapa kali pergantian pelatih sepanjang jalan, Justin tidak kehilangan statusnya sebagai pemain potensial yang kerap diberi kepercayaan dan terus berkembang secara perlahan.
SM Pertamina menjadi tim profesional kedua bagi Justin Jaya setelah sebelumnya bermain untuk Tangerang Hawks, sementara bagi Naufal, SM Pertamina merupakan tim profesional pertamanya. Musim 2027 mendatang akan menjadi kali pertama bagi Naufal untuk mencicipi kembali atmosfir kompetisi bola basket tertinggi di Indonesia setelah beberapa tahun vakum untuk melanjutkan pendidikannya di Universitas Airlangga, Surabaya. Keduanya menjadi tambahan terakhir yang menggenapi dinamika perpindahan pemain masuk jelang kompetisi lokal IBL. (TSA)