Dibuat oleh Admin . Pada 26 March 2021 - 21:06
BOGOR, SATRIAMUDA.ID - Satria Muda Pertamina (SM Pertamina) tampil apik dan mampu membalaskan dendam setelah mengalahkan Prawira Bandung dengan skor 74-57 pada seri ketiga IBL Pertamax 2021, Jumat (26/3) di Robinson Resort, Cisarua, Bogor. Dalam pertandingan ini, anak-anak SM Pertamina tampil dengan motivasi besar, setelah sebelumnya dikalahkan oleh Prawira Bandung dengan skor tipis 72-73 dalam pertandingan pertama musim ini.
Motivasi yang besar ini diikuti dengan performa yang apik di lapangan. Prawira yang sebelumnya efektif membendung mematikan SM Pertamina menggunakan pertahanan zonal, tampil berbeda dengan menerapkan man to man defense. Pola pertahanan ini memberikan keleluasaan bagi anak-anak SM Pertamina untuk melakukan serangan ke pertahanan Prawira. Pada awal kuarter pertama, SM Pertamina tampil dominan dan mencetak 9 angka pada 5 menit pertama. Abraham Damar Grahita yang merupakan top skorer bagi Prawira Bandung dengan capaian 16,9 poin per pertandingan mampu dijinakkan pada dua kuarter awal. Selain itu Prawira juga berulang kali kehilangan bola dari situasi yang sederhana. SM Pertamina menutup kuarter yang kedua dengan keunggulan 42-25.
Momok konsistensi penampilan milik SM Pertamina di paruh kedua seakan kembali, pada awal kuarter yang ketiga, Prawira Bandung tampil dominan dan sempat memimpin perolehan angka kala berhasil unggul 4-12 pada 4 menit awal kuarter ketiga. Respon yang apik dari Milos Pejic dalam memperkuat pertahanan dan tembakan bebas yang akurasinya tinggi pada pertandingan ini mampu membuat SM Pertamina menutup kuarter ketiga dengan skor 15-20. Pada kuarter yang terakhir, SM Pertamina kembali tampil dengan konsisten. Amunisi mereka seakan belum habis, dan mampu mengungguli Prawira dengan skor 16-12 dikuarter ini.
Seusai pertandingan, kepala pelatih Milos Pejic menegaskan Ia puas dengan kemenangan yang berhasil didapat pada pertandingan sore ini menghadapi Prawira. Milos memuji Prawira sebagai salah satu kekuatan besar di liga musim ini, namun penampilan padu dari anak-anak asuhnya mampu menggaransi 2 poin penuh dibawa pulang dalam duel yang dilabeli sebagai laga balas dendam ini. "Saya rasa kami bermain sangat baik, terutama dalam hal bertahan. Hari ini pertahanan kami memenangkan pertandingan," ujarnya. Sebelum pertandingan, Milos sempat mengatakan bahwa dirinya tidak puas dengan performa tembakan bebas SM Pertamina yang berada dikisaran 50 persen pada laga pertama melawan Prawira. "Bagi tim sekelas SM Pertamina, akurasi tembakan bebas serendah itu tidak dapat diterima," ujar Milos. Akan tetapi anak-anak SM Pertamina mampu menjawab tantangan itu dengan baik, pada pertandingan melawan Prawira SM Pertamina tampil klinis dari garis lemparan bebas dengan mencatat akurasi sebesar 82 persen.
Laurentius Steven Oei menjadi salah satu pemain yang tampil bersinar pada laga malam ini dengan torehan 16 angka. Sepanjang musim ini, pemain asal Surabaya tersebut telah mencatatkan rataan menit bermain sebesar 21 menit dengan rataan poin 9 poin per pertandingan. Ditanya mengenai target pribadi, Lauren menjelaskan bahwa Ia ingin memberi kontribusi personal yang lebih besar bagi tim musim ini. "Saya sudah pernah menjadi juara sebelumnya, namun kontribusi saya kala itu tidak begitu besar. Musim ini saya ingin memberikan kontribusi yang lebih besar bagi tim saya," ujar pemain yang musim lalu memperkuat Indonesia Patriots. Selanjutnya SM Pertamina akan menghadapi NSH Mountain Gold Timika pada hari Minggu (28/3) di tempat yang sama. (TSA)
Foto: IBL Indonesia