Dibuat oleh Admin . Pada 28 March 2021 - 18:29
BOGOR, SATRIAMUDA.ID - Satria Muda mengkoleksi kemenangan kedua diseri ketiga IBL Pertamax 2021 setelah mengalahkan NSH Mountain Gold Timika 57-80 Minggu (28/3) Siang. Pertandingan dibuka dengan kontes yang ketat antara kedua tim. SM Pertamina yang sempat memimpin melalui rangkaian poin cepat di awal pertandingan mampu tidak mampu mempertahankan pertahanan mereka dengan baik. Dimotori Ebrahim Enguio Lopez yang mencetak 11 angka pada kuarter pertama, NSH Mountain Gold unggul 26-25 pada akhir kuarter.
Kontes yang ketat tidak berlanjut di kuarter yang kedua. SM Pertamina langsung tancap gas sejak awal dan lebih rapat dalam bertahan. Ini terpancar jelas dengan perolehan poin NSH Mountain Gold yang dikunci di 6 poin saja, sementara SM Pertamina mampu mencetak 22 angka pada kuarter ini. Sisa dua kuarter menampilkan dominasi SM Pertamina yang tampil digdaya atas NSH Mountain Gold hingga akhir pertandingan, dan memberikan keunggulan 23 angka atas NSH Mountain Gold Timika.
Seusai pertandingan, Laurentius Steven Oei mengatakan bahwa timnya sempat kehilangan fokus pada awal kuarter pertama dalam bertahan. "Kami lebih banyak fokus pada keputusan-keputusan wasit, sehingga tidak berkonsentrasi terhadap permainan kami sendiri," ujar pemain asal Surabaya tersebut. Hal itu diakuinya membawa dampak yang signifikan bagi pertahanan SM Pertamina yang kebobolan besar dari NSH Mountain Gold pada kuarter pertama. "Namun setelahnya kami menata ulang mindset kami, bermain mulai dari 0 lagi dan mencoba menerapkan pertahanan yang padu sedari awal," pungkas Lauren.
Milos Pejic mengatakan bahwa penampilan SM Pertamina kala menghadapi NSH Mountain Gold mengindikasikan perkembangan yang baik. "Kami lengah pada kuarter pertama, namun respons dari pemain amat baik. Ini jadi ujian dan pembuktian yang bagus," ujar Milos. Ia menekankan bahwa fokusnya saat ini akan segera bergeser dari pertandingan melawan NSH Mountain Gold ke pertandingan selanjutnya melawan West Bandits Solo, lawan yang kerap Ia puji sebagai tim yang taktikal. Disinggung mengenai rotasi pemain, Milos mengatakan bahwa dirinya fokus pada performa tim. "Saya ingin mengakhiri musim dengan baik, saya tidak mau grafik tim turun. Rotasi tentu diperlukan, namun tidak akan ekstrim karena kami tidak mau melepas pertandingan-pertandingan berikutnya begitu saja meski sudah berhasil mengamankan tiket ke playoff," pungkas Milos. (TSA)
Foto: IBL Indonesia